MAKALAH REZIM TERBAIK MENURUT SOCRATES

BAB II

PEMBAHASAN

  1. A.    Arti Rezim Terbaik

Rezim adalah serangkaian peraturan, baik formal (misalnya, Konstitusi) dan informal (hukum adat, norma-norma budaya atau sosial, dll) yang mengatur pelaksanaan suatu pemerintahan dan interaksinya dengan ekonomi dan masyarakat.

Penggunaan lain dari kata “rezim” dalam politik berkaitan dengan badan-badan pengaturan internasional (lihat Rezim internasional), yang terletak di luar kontrol pemerintahan nasional. Rezim ini mempunyai kekuatan yang berada di luar kontrol pemerintahan nasional.

Rezim terbaik adalah tata masyarakat, politik, ekonomi, dan sosial budaya yang dianggap terbaik bagi negara-bangsa. Dan selanjutnya akan dibahas tentang rezim terbaik menurut pandangan dari teoretikus politik. Beberapa teoretikus yang memberikan pandangan tentang rezim terbaik seperti Socrates, Thomas Hobbes, John Locke, J.J Rousseau, dan Karl Marx. Dan pada makalah ini, penulis akan membahas lebih detail pandangan rezim terbaik menurut Socrates.

  1. B.     Socrates

Socrates lahir di Athena pada tahun 470 SM, dan meninggal pada 399 SM. Socrates begitu pandai menguasai dirinya, ia selalu bersikap adil dan tidak pernah berlaku zalim. Selain itu dia juga merupakan guru yang amat sangat dicintai dan disegani oleh para muridnya, karena sikap dan perilakunya yang baik. Socrates selalu mendahulukan kepentingan umum dan tidak pernah mengutamakan ego dan kepentingannya. Socrates juga memiliki sifat yang cerdik, ia tidak pernah khilaf dalam menimbang baik dan buruk.

Socrates juga berbicara tentang keadilan, menurutnya keadilan adalah melaksanakan apa yang menjadi fungsi/pekerjaan sendiri sebaik-baiknya tanpa mencampuri fungsi/pekerjaan orang lain (the practice of minding one’s own business). Keadilan akan terwujud jika melakukannya secara baik, apapun sesuai dengan kemampuan dengan cara teamwork dan serasi dibawah pengarahan yang paling bijaksana (Filsuf). Fungsi tiap pihak dalam masyarakat adalah dapat melakukan sendiri, sesuatu yang dapat dilaksanakan secara lebih baik daripada mengerjakan hal lain. Dan tiap hal yang dikerjakan mengandung kebajikan (virtue).

Berdasar asumsi Socrates tentang adanya kesejajaran antara cara hidup atau tipe manusia dan tipe masyarakat, Socrates membedakan tipe manusia (jiwa manusia dan cara hidup) menjadi tiga, yakni;

a) akal budi (reason),

b) semangat (spirit), dan

c) nafsu (desire).

Ketiga tipe itu akan mencapai puncaknya di bawah pengarahan akal budi dan kemudian keadilan dalam masyarakat akan terwujud apabila masyarakat melakukan secara baik apa saja yang sesuai kemampuan dengan arahan dari yang paling bijaksana (akal budi/filsof).

Jika di atas adalah tipe manusia, maka dari 3 tipe tersebut Socrates membagi masyarakat menjadi tiga kelas, yakni;

a)   pedaganag yang bekerja mencari uang sebanyak-banyaknya (nafsu),

b)   prajurit yang bekerja memelihara tata masyarakat (semangat),

c)   filosof yang berfungsi sebagai penguasa (akal budi).

Berdasar asumsi adanya kesejajaran antara cara hidup manusia dan tata masyarakat di atas, Socrates membedakan rezim menjadi lima tipe.

  1. 1.      Aristokrasi.

Aristokrasi berasal dari bahasa Yunani kuno aristo yang berarti “terbaik” dan kratia yang berarti “untuk memimpin”. Aristokrasi dapat diterjemahkan menjadi sebuah sistem pemerintahan yang dipimpin oleh individu yang terbaik. Tetapi kata – kata terbaik disini terkesan samar dengan istilah terbaik dimasa yunani kuno. Penjelasan yang benar bahwa yang terbaik adalah mereka yang memiliki kecakapan yang tinggi, berpendidikan, berpengalaman dan bermoral tinggi. Namun, hal ini tidak bisa dijadikan atau dipastikan menjadi yang terbaik.

Menurut Socrates, aristokrasi dikatakan sebagai rezim terbaik karena diperintah oleh raja yang bijaksana (filosof). Rezim ini dijiwai dengan akal budi. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa hanya yang bijaksana (filosof) yang mampu mengarahkan masyarakat dengan baik dan optimal.

  1. 2.      Timokrasi.

Timokrasi merupakan bentuk  Pemerintahan yang dijalankan untuk mendapatkan kekayaan untuk kepentingan sendiri. Oleh karena kekayaan untuk kepentingan sendiri lalu jatuh dan dipegang olah kelompok hartawan. Sehingga yang berhak memerintah adalah orang yang kaya saja.

Menurut Socrates, timokrasi merupakan rezim terbaik kedua, karena dipimpin oleh mereka yang menyukai kehormatan dan kebanggaan, yakni prajurit (militer). Rezim ini dijiwai dengan semangat (spirit).

 

  1. 3.      Oligarki.

Oligarki berasal dari bahasa yunani Ὀλιγαρχία, Oligarkhía yang artinya adalah bentuk pemerintahan yang kekuasaan politiknya secara efektif dipegang oleh kelompok elit kecil dari masyarakat, baik dibedakan menurut kekayaan, keluarga, atau militer.

Menurut socrates, Oligarki merupakan terbaik ketiga karena dipimpin oleh kelompok kecil yang memiliki kekayaan melimpah seperti pengusaha/pedagang/saudagar. Rezim ini dijiwai dengan keinginan yang perlu (necessary desire).

karena oligarki merupakan kekuasaan pemerintahan yang dipegang oleh orang-orang atau golongan hartawan. Maka akhirnya Keadaan ini melahirkan milik partikelir (swasta), sehingga orang-orang miskin pun akhirnya bersatu melawan kaum hartawan dan lahirlah demokrasi.

  1. 4.      Demokrasi.

Demokrasi adalah sebuah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Begitulah pemahaman yang paling sederhana tentang demokrasi, yang diketahui oleh hampir semua orang. Demokrasi juga adalah adalah bentuk pemerintahan politik dimana kekuasaan pemerintahan berasal dari rakyat, baik secara langsung (demokrasi langsung) atau melalui perwakilan (demokrasi perwakilan).

Istilah demokrasi berasal dari bahasa Yunani δημοκρατία (dēmokratía) yang artinya “kekuasaan rakyat”, yang dibentuk dari kata δῆμος (dêmos) “rakyat” dan κράτος (Kratos) “kekuasaan”, merujuk pada sistem politik yang muncul pada pertengahan abad ke-5 dan ke-4 SM di negara kota Yunani Kuno, khususnya Athena, menyusul revolusi rakyat pada tahun 508 SM.

Dikategorikan sebagai rezim yang dipimpin oleh banyak orang yang hanya mengandalkan kebebasan atau keinginan yang tak perlu (unnecessary desire).

Pemerintahan secara demokrasi diutamakan kemerdekaan dan kebebasan. Oleh karena kebebasan dan kemerdekaan ini terlalu diutamakan timbul kesewenang-wenangan. Kemerdekaan dan kebebasan menjadi tidak terbatas. Lalu timbullah prinsip Anarki. Anarki adalah pemerintahan yang dimana seseorang dapat berbuat sesuka hatinya dan Rakyat tidak mau lagi diatur, karena ingin mengatur dan memerintah sendiri. Negara menjadi kacau. Untuk itu perlu pemimpin yang keras dan kuat. Akhirnya timbullah Tirany.

  1. 5.      Tirani.

Tiran berasal dari bahasa Yunani yaitu τύραννος/týrannos yang artinya ialah aristokrat yang bertindak sebagai penguasa tinggal di polis pada zaman Yunani Kuno. Tiran sering bertindak mematahkan kelompok aristokrat dan membentuk persahabatan masyarakat yang lebih baik. Tiran berusaha membangun pipa airdinding kotakuil, dan sebagainya. Tiran Yunani berkuasa dengan menggunakan prajurit sewaan dari luar daerah kekuasaannya .

Kata tiran awalnya berkonotasi netral, namun kemudian mendapatkan konotasi negatif. Hal itu terjadi karena kemudian penguasa tiran sering digambarkan penulis Atena yang menganut demokrasi. Di Atena, kata ini mulai mendapatkan konotasi negatif sejak pemerintahan Hippias. Sekarang kata ini dikaitkan dengan penguasa tunggal yang memerintah secara brutal, dan menempatkan diri dan golongannya di atas kepentingan rakyat banyak.

Menurut Socrates, Tirani dianggap sebagai rezim terburuk yang pernah ada, karena dipimpin oleh seorang tiran yang memerintah sekehendak nafsunya (unlawful desire). Seseorang yang tidak memiliki kontrol atas dirinya, dan tidak ada keadilan di dalam rezim ini. Semua orang yang menjadi saingan disingkirkan dan diasingkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s