hukum Internasional

Presiden Irak Sadam Husein yang ditangkap oleh tentara AS (sekutu) dan kemudian diadili di Baghdad karena dianggap melanggar hukum internasional dan kemudian di vonis MATI. Menggambarkan fenomena praktek hukum internasional.

  1. Bagaimana kedudukan hukum nasional Irak terhadap Hukum Internasional ?

Dari ilustrasi cerita tentang aksus saddam husein tersebut dapat dikatakan bahwa kedudukan hokum nasional Irak berada di bawah hokum Internasional. Atau dengan kata lain mereka menganut teori monisme yang primat hokum internasional. Sehingga apabila ada kasus yang menyangkut warganegaranya di tingkat internasional, maka hokum internasionallah yang megadili.

Tapi selain itu juga, mengapa hokum nasional irak tidak mengadili saddam husein karena saddam husein tidak merugikan bangsa Irak, namun pihak asinglah yang menggulingkannya dari kursi pemerintahan. Namun pada tanggal 26 Desember 2006, Mahkamah Agung Irak menyatakan untuk segera melaksanakan vonis yang telah dijatuhkan terkait dengan kejahatan kemanusiaan yang telah ia lakukan. Kembali lagi kepada teori monisme dimana hokum nasional irak berada dibawah hokum internasional dalam kasus ini.Ā 

Ā 

  1. Mengapa yang harus bertanggungjawab pribadi Sadam Husein?. kenapa bukan Negara Irak sebagaimana yang disebut sebagai subyek hukum ?

Dalam pandangan hukum internasional, kejahatan atas kemanusiaan sama statusnya dengan penjahat perang dan genosida. Tiga kategori perbuatan yang dinilai telah melampaui batas-batas wilayah teritori kedaulatan negara. Artinya, ketika seseorang melakukan jenis-jenis kejahatan tersebut, maka ia tidak lagi terlindungi oleh kedaulatan mana pun, sebab kejahatannya telah berubah menjadi kejahatan internasional.

Saddam Hussein ditangkap berkaitan dengan masalah kemanusiaan. Dengan perspektif seperti itu, sosok Saddam Hussein bisa kita lihat secara objektif. Tatkala tertangkap, Saddam Hussein adalah subjek hukum internasional yang harus mempertanggungjawabkan sederetan catatan buram mengenai kemanusiaan, yang telah dilakukannya semasa ia memegang kekuasaan selama lebih dari tiga dasawarsa.

Kembali lagi kepada pertanyaan awal mengapa bukan Irak yang bertanggungjawab, namun saddam Hussein sebagai individu. Karena Ia didakwa memerintahkan pembunuhan terhadap hampir 150 orang di kota dengan mayoritas Muslim Syiah (Dujail) pada tahun 1982. Dan yang ia lakukan adalah kejahatan kemanusiaan dimana jika ada yang melakukan kejahatan itu tidak lagi dilindungi oleh kedaulatan negaranya, jadi saddam husein berdiri sendiri secara individu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s