RELASI HUKUM DENGAN PERUBAHAN SOSIAL

Setiap manusia pasti ingin berbuat baik kepada manusia yang lainnya di dalam kehidupan bermasyarakat sesuai dengan moral dan norma-norma yang berkembang di dalam kehidupan bermasyarakat. Norma yang berlaku dimasyarakat itu dibagi menjadi empat bagian, salah satu norma yang harus dipatuhi adalah norma hukum yang sifatnya lebih mengikat dan memaksa dan mempunyai sanksi hukum yang tegas. Norma Hukum hadir untuk mengintegrasikan dan mengkoordinasikan kebutuhan manusia baik dari penciptaNya maupun kepentingan manusia dalam masyarakat. Hukum melindungi kepentingan seseorang melalui cara mengalokasikan suatu kewenangan atau kekuasaan kepadanya untuk bertindak dalam memenuhi kebutuhannya.

Ilmu hukum mencakup dan membicarakan segala hal yang berhubungan dengan hukum. Demikian luasnya masalah yang dicakup oleh ilmu ini, sehingga sempat memancing pendapat orang untuk mengatakan bahwa “batas-batasnya tidak bisa ditentukan” (Curzon, 1979 : v). Hukum sendiri mempunyai banyak pengertian yang disampaikan oleh beberapa ahli hukum antara lain Hukum adalah sistem peraturan-peraturan yang teratur dan tersusun baik yang mengikat masyarakat (Plato). Pendapat lain mengatakan hukum adalah sebagai peraturan yang diadakan untuk memberi bimbingan kepada makhluk yang berakal oleh makhluk yang berakal yang berkuasa atasnya (Friedmann, 1993: 149). Menurut Duguit, hukum adalah tingkah laku para anggota masyarakat, aturan yang daya penggunaannya pada saat tertentu diindahkan oleh suatu masyarakat sebagai jaminan dari kepentingan bersama terhadap orang yang melanggar peraturan itu. Menurut saya, hukum itu merupakan suatu peraturan yang terbentuk karena keadaan sosial yang hidup di masyarakat untuk menciptakan suatu keadaan yang harmonis dan damai. Sehingga hukum itu sangat berkaitan erat dengan masalah sosial.

Hukum tidak bisa membahas sendiri permasalahan-pemasalahan yang ada di masyarakat, keberadaan ilmu-ilmu sosial lainnya akan membantu dalam merangkan berbagai aspek yang berhubungan dengan kehadiran hukum dalam masyarakat. Berbagai aspek dari hukum yang ingin kita ketahui ternyata tidak dapat dijelaskan dengan baik tanpa memanfaatkan disiplin-disiplin ilmu pengetahuan sosial lainnya seperti, politik, anthropologi, ekonomi dan lain-lain. ilmu sosial memiliki pernanan yang penting dalam rangka memberikan sumbangsih pemahaman untuk mempelajari ilmu hukum yang begitu kompleks dan membutuhkan pemahaman yang komprehensif di dalamnya.

Disini akan dibahas relasi antara hukum dengan perubahan sosial. Sebelumnya, Ilmu sosial (Inggris : social science) atau ilmu pengetahuan sosial (Inggris : social studies) adalah sekelompok disiplin akademis yang mempelajari aspek-aspek yang berhubungan dengan manusia dan lingkungan sosialnya. Sedangkan perubahan sosial menurut Selo Soemarjan (1962:379), adalah segala perubahan-perubahan yang terjadi pada lembaga-lembaga sosial di dalam suatu masyarakat, yang mempengaruhi sistem sosialnya, termasuk di dalamnya nilai-nilai, sikap-sikap dan pola-pola perikelakuan di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat. Sehingga hukum sangat berkaitan dengan ilmu sosial karena objek dari hukum adalah masyarakat begitu juga dengan sosial yang mempelajari manusia dengan masyarakat. Dan juga hukum itu berhubungan erat dengan perubahan sosial di dalam masyarakat sebagai objek dari aturan hukum itu sendiri.

Seharusnya, perubahan sosial dan perubahan hukum itu berjalan bersama-sama karena hukum memfasilitasi perubahan sosial untuk mencapai keteraturan. Namun pada kenyataannya perubahan sosial dan perubahan hukum itu ada kalanya tidak berjalan bersama-sama. Terkadang perubahan sosial berubah lebih cepat karena memang perubahan sosial itu hidup di masyarakat dan selalu mengikuti perkembangan jaman yang selalu berubah. Tetapi adakalanya juga perkembangan hukum mendahului perubahan sosial. Apabila terjadi hal tersebut maka terjadilah apa yang disebut dengan Social lag, yaitu suatu keadaan di mana terjadi ketidakseimbangan dalam perkembangan lembaga-lembaga kemasyarakatan yang mengakibatkan terjadinya kepincangan-kepincangan.

Tertinggalnya hukum terhadap perubahan sosial terjadi apabila hukum tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan-kebutuhan masyarakat pada suatu waktu tertentu, apalagi apabila perubahan di bidang-bidang lainnya telah melembaga serta menunjukkan suatu kemantapan. Tertinggalnya hukum dari bidang-bidang sosial lainnya sering kali menimbulkan hambatan bagi bidang-bidang sosial tersebut.

Misalnya saja seperti kasus Ariel yang melanggar norma kesopanan tentang pornografi dan pornoaksi. Saat kejadian itu terjadi belum ada aturan hukum yang mengatur tentang hal tersebut sehingga hukum dapat dikatakan tertinggal dari perubahan sosial yang ada di masyarakat.

Namun hubungan antara hukum dengan perubahan sosial sampai saat ini masih menjadi kontroversi, karena siapa yang seharusnya mengatur dan diatur tidak jelas. Maksudnya siapa disini adalah apakah hukum yang seharusnya mengatur dan membentuk perubahan sosial atau kah sebaliknya, perubahan sosial lah yang mengatur dan membentuk hukum.

 Pakar reformasi sosial Inggris Jeremy Bentham dan pakar Jerman Friedrich Karl Von Savigny telah memberikan paradigma yang saling bertolak belakang tentang hal ini. Bentham beranggapan bahwa perubahan hukum itu harus dapat merespons dengan cepat kebutuhan-kebutuhan sosial dan untuk merestrukturisasi masyarakat. Sehingga dapat dikatakan hukum itu dibentuk untuk mengatur perubahan sosial.  Sedangkan Savigny bertolak belakang dengan hal itu, Ia percaya bahwa adat populer yang dikembangkan secara penuh, dapat membentuk dasar dari perubahan hukum. Sehingga dapat dikatakan bahwa apa yang berlaku dan menjadi kebiasaan di masyarakat itu barulah bisa dibuat hukum.

Hukum dan perubahan sosial tidak bisa dikatakan mempunyai hubungan satu arah dimana hukum memperngaruhi perubahan sosial ataupun perubahan sosiallah yang mempengaruhi hukum. Karena terjadi hubungan yang timbal balik antara hukum dan perubahan sosial. Adakalanya hukum yang mengatur perubahan sosial, namun adakalanya juga perubahan sosiallah yang mendasari terbentuknya hukum.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s